Ini Alasan Militer Jerman Menarik 39 Unit Pesawat Jet Tornado Pengintai Isis

Baru-baru ini dunia dihebohkan dengan berita-berita terbaru seputar ISIS dan perannya selama ini. Seperti yang diberitakan di porta berita ISIS terbaru Sindonews, kali ini terungkap sudah bahwa sebuah Jet Tornado milik Jerman yang ditugaskan untuk mengintai kelompok separatis ISIS ternyata gagal perform alias cacat kondisi. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Beberapa waktu lalu, sebuah media Berlin memberitakan terkait dilarangnya tentara Jerman dalam menggunakan atau mengoperasikan jet Tornado yang digadang-gadang paling canggih dalam melakukan misi pengintaian terhadap jaringan kelompok ISIS yang berada di Syuriah. Setelah kemunculan berita tersebut, dikabarkan juga bahwa kondisi pesawat-pesawat pengintai tersebut tidak mampu dioperasikan secara maksimal karena adanya kecacatan sehingga akan membahayakan para awak pesawat.

Pesawat Jet Tornado yang diberi nama ASST AS milik Jerman tersebut sebelumnya sudah digunakan oleh para tentara Jerman untuk misi-misi pengintaian kelompok ISIS di Syuriah.  Jet Tornado ASST AS bahkan telah dioperasikan sebelumnya pada awal tahun 2016. Terkait pemberitaan tersebut, larangan menggunakan kembali pesawat jet tempur untuk para tentara Jerman atau Bundeswehr telah dilakukan. Selain menghindari resiko rusaknya mesin pesawat, hal tersebut juga menghindari adanya resiko yang bisa menimpa personel.

Menurut berita ISIS terbaru Sindonews pada Sabtu, 08 Oktober 2016, Jerman telah mempersiapkan para ahli mereka untuk bekerjasama dalam memperbaiki kecacatan yang terjadi pada pesawat – pesawat jet Tornado ASST AS. Bundeswehr juga menyatakan bahwa larangan yang dilakukan Jerman terhadap jet Tornado tersebut diberlakukan untuk kontinen Jerman yang sedang mendapat tugas melakukan operasi anti Daesh ISIS di wilayah Incirlk di Turki.

Beberapa masalah yang mengakibatkan pesawat-pesawat jet Tornado ASST AS milik Jerman harus mengalami perbaikan ulang karena adanya masalah cukup serius pada bagian mesin kokpit pesawat. Sekrup pesawat yang berfungsi untuk memantau, memperjelas objek bidik dan mengatur proses pengintaian pesawat ternyata mengalami kelonggaran saat dipasang. Dari pihak Bundeswehr sendiri telah mengatakan bahwa, masalah yang dialami oleh jet tempur Jerman sudah diketahui.

Dari ke 85 unit pesawat jet Tornado ASST AS yang digunakan oleh Jerman, terdapat 39 pesawat jet yang sedang mengalami kecacatan. Dari ke 39 unit pesawat yang dioperasikan tersebut, 6 unit pesawat berada di pangkalan Udara Incirlik  di bagian selatan Negara Turki yang dipersiapkan khusus untuk misi anti separatis ISIS. Akibat dari masalah yang terjadi pada ke-39 unit pesawat jet Tornado, dari pihak militer negara Jerman sendiri belum juga memutuskan kapan atau apakah pesawat jet canggih tersebut akan dipakai lagi atau tidak setelah pesawat diperbaiki.

Selain kemampuan mengintai yang baik, dan kelengkapan manufer alat canggihnya, jet Tornado ASST AS yang berjumlah enam jet juga telah dilengkapi dengan sebuah perangkat surveilans. Perangkat canggih Surveilans pesawat jet Tornado memiliki fungsi yang bisa menangkap gambar, objek atau sasaran pengintaian dalam bentuk hasil foto berkualitas tinggi. Perangkat juga bisa mengambil gambar hasil inframerah yang mampu beroperasi baik pada kondisi tanpa adanya cahaya di malam hari hingga cuaca buruk.

Demikian berita yang bisa disajikan mengenai pesawat jet Tornado pengintai Jerman yang mengalami kecacatan. Alasan militer Jerman menarik 39 unit pesawat jet Tornado yang beroperasi tersebut dikarenakan adanya ketidak sempurnaan pada bagian mesin pengintai. Dan demi kenyamanan dan mengurangi resiko lebih parah, maka dari pihak militer Jerman sepakat bahwa harus dilakukan perbaikan pada pesawat. Untuk bisa membaca dan mengetahui informasi seputar berita ISIS terbaru Sindonews bisa dilihat di portal berita Sindo.

Kaharuddin Eka Putra

Sebuah Blog Layanan Jasa Review Seperti Jasa Review Website | Jasa Review Blog | Jasa Review Produk dan Content Placement. Minat Menggunakan Jasa Blog Qingliangcn.com ? Silakan Kirim Email Melalui halaman Kontak | SMS : 0856-5112-0382

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *